Saturday, 30 April 2016

Strategi Rio di GP Rusia






Bintangbola - Pembalap muda kebangaan Indonesia, Rio Haryanto menargetkan tampil maksimal sejak awal balapan seri keempat di Sochi, Rusia, mala mini. Rio akan memulai balapan dari posisi ke-21. Sementara rekan setimnya, Pascal Wehrlein memulai balapan satu posisi di depan Rio.

Meski memulai balapan dari posisi belakang namun Rio optimis dapat mencuri start di awal balapan. Pemuda 23 tahun itu bertekad melaju kencang di lintasan lurus sebelum tikungan pertama.
Berbekal pengalaman pada saat sesi latihan bebas sebelumnya, Rio menilai dirinya dapat tampil positif di seri keempat ini. Ia juga mengaku sejauh ini tidak mengalami masalah ban yang berarti.


“Targetnya adalah memulai balapan dengan baik. khususnya saat lintasan lurus sebelum tikungan pertama dan di saat itu saya dapat memaksimalkan potensi mobil,” tutur Rio, seperti dikutip dari akun Facebook resmi Rio Haryanto, Minggu (1/5/2016).
“Pada hari Jumat (sesi latihan bebas pertama dan kedua) kami tampil positif saat di lintasan lurus. Manajemen ban kami juga bagus. Saya berharap dapat tampil solid di balapan kali ini,” lanjutnya.

Friday, 29 April 2016

Menarik Lihat Lorenzo ke Ducati






Bintangbola - Legenda MotoGP, Wayne Gardner, senang melihat pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, bergabung dengan Ducati per musim 2017. Gardner menilai, kepindahan Lorenzo ke tim pabrikan yang berbasis di Bologna, Italia, itu adalah sesuatu yang menarik.

Gardner mengungkapkan, Lorenzo dan Ducati telah membuat langkah yang besar. Menurut mantan pembalap berkebangsaan Australia itu, apa yang sudah dilakukan X-Fuera dan tim pabrikan asal Italia tersebut bagus untuk olahraga MotoGP.
“Saya pikir itu adalah yang bagus. Saya pikir sangat menarik melihat Lorenzo ke Ducati dan saya pikir Ducati telah memiliki motor yang bagus,” kata Gardner, sebagaimana diberitakan Bintangbola.co, Sabtu (30/4/2016).


Pria yang kini berusia 56 tahun tersebut menilai masih ada banyak hal yang harus dilakukan Ducati musim depan. Meski demikian, ia yakin datangnya Lorenzo akan membuat Ducati semakin berpeluang menjadi juara.
“Tentu saja masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan (Ducati). Tapi mendapat seseorang seperti Lorenzo akan memberikan mereka arah yang lebih baik soal ke mana motor mereka seharusnya berjalan, bagaimana setting-an motor yang seharusnya,” jelas Gardner.

Iannone Ogah Berpuas Diri







Bintangbola - Ducati Corse menjadi penantang gelar paling serius selain dua tim pabrikan Movistar Yamaha dan Repsol Honda. Salah satu rider mereka, Andrea Iannone, menegaskan takkan berpuas diri jika belum mencapai targetnya.

Tidak mengherankan jika Iannone memiliki target tinggi, sebab musim lalu sebenarnya ia memiliki kesempatan untuk melakukannya. Namun, pada pertengahan musim ia gagal mempertahankan konsistensi. Alhasil ia hanya berada di posisi lima klasemen akhir.
Maniac Joe – julukan Iannone – menegaskan dirinya akan terus berusaha keras untuk mewujudkan hal itu. Namun tentunya ia harus berusaha keras. Musim ini saja, hingga seri ketiga, Iannone masih berada di posisi 11 klasemen sementara.


“Saya selalu bermimpi bisa menjadi pembalap tim pabrikan, dan saya saat ini senang karena kami menjalani kompetisi dengan cara yang positif. Akan tetapi seperti halnya rider lain, kami mengincar papan atas,” tegas Iannone seperti dikutip dari BeritaBintang, Jumat (29/4/2016).
“Selama saya belum mencapai target ini, saya tidak mau berpuas diri. Saya harus berjuang keras untuk mencapai target dan saya akan terus melakukannya,” tutup Iannone.

Tuesday, 26 April 2016

Tiga Ganda Campuran Lewati Rintangan Pertama






Bintangbola - Tiga ganda campuran Indonesia mengawali langkahnya di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016 dengan kemenangan. Mereka sama-sama ditunggu wakil Korea di babak kedua.

Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi pasangan 'Merah Putih' pertama yang meraih kemenangan di babak pertama. Menghadapi Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet (Hong Kong) di Wuhan Sports Center Gymnasium, Selasa (26/4/2016), Praveen/Debby menang mudah 21-9, 21-14 dalam tempo 28 menit.

Di babak kedua, pasangan juara All England itu akan menghadapi Kim Gi Jung/Shin Seung Chan. Mereka pernah bertemu satu kali di India Terbuka Grand Prix Gold 2016 di mana Praveen/Debby menang 21-18, 21-14.

Langkah Praveen/Debby diikuti oleh Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Edi/Gloria juga tak menemui kesulitan untuk mengatasi pasangan asal Yordania, Mohd Naser Mansour Nayef/Mazahreh Leina Fehmi, dengan skor 21-14, 21-9 dalam waktu 20 menit.

Selanjutnya, Edi/Gloria sudah ditunggu Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Sejauh ini, Edi/Gloria belum pernah menang dari Ko/Kim dari empat kali pertemuan.

Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani melengkapi kemenangan ganda campuran Indonesia. Mereka menyingkirkan Law Cheuk Him/Yuen Sin Ying asal Hong Kong dengan kemenangan dua gim langsung, 21-18, 22-20.

Agen Bola Online

Ronald/Melati berikutnya akan menghadapi Shin Baek Cheol/Chae Yoo Jung. Satu-satunya pertemuan kedua pasangan tersebut yang terjadi di Chinese Taipei Open 2015 dimenangi oleh Shin/Chae dengan skor 21-18, 21-10.

Dengan demikian, Indonesia menempatkan empat wakil di babak kedua di nomor ganda campuran. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang ditempatkan sebagai unggulan kedua mendapat bye di babak pertama dan akan langsung bertanding melawan Xu Chen/Ma Jin di babak kedua.

Sementara itu dari nomor tunggal putri, satu-satunya wakil Indonesia yang harus melewati kualifikasi, Fitriani, berhasil menembus babak utama. Fitriani lolos setelah menang atas wakil Makau, Chan Kit Lei, 21-6, 21-9. Di babak pertama, Fitriani akan langsung menghadapi lawan tangguh asal India, Saina Nehwal.

Monday, 25 April 2016

Marquez Puas dengan Perangkat Baru di Motornya






Bintangbola - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku puas dengan hasil uji coba yang dilakukan di Sirkuit Jerez. Bahkan Marquez menjadi yang tercepat dengan  catatan 1 menit 39, 313 detik.

Memang kali ini Marquez baru menjajal swing arm dan enam tipe winglet pada motor RC213V. Selain puas dengan beberapa perangkat baru tersebut, pembalap asal Spanyol tersebut juga melahap 91 lap.
Alhasil, kepercayaan diri The Baby Alien membumbung tinggi kala menunggangi kuda besinya. Sebab, perubahan yang sangat mencolok terlihat dari sayap motornya. Lantas perubahan tersebut dinilai Marquez sangat positif.   
“Kami puas setelah melakukan uji coba hari ini karena banyak hal yang berbeda. Kami tak hanya mencoba beberapa sayap baru dan swingarm baru, Namun kami juga melakukan banyak lap untuk mencoba memahami atau setup yang berbeda pada motor,” ucap Marquez menukil situs resmi Berita Bintang, Selasa (26/4/2016).


“Hal yang paling mencolok pada motor kami adalah keberadaan sayap motor. Sebelumnya dari sisi aerodinamis banyak potensi yang belum dimanfaatkan, namun sekarang kami bekerja dalam banyak aspek. Kami juga menguji tiga ban depan yang berbeda, namun secara keseluruhan semuanya sangat baik,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.

Sunday, 24 April 2016

Alasan Suzuki Gagal Salip Pedrosa






Bintangbola - Pembalap Suzuki, Aleix Espargaro sukses berada di posisi lima dalam balapan yang diselenggarakan di Jerez, Minggu 24 April 2016. Hasil tersebut membuatnya berhasil membawa pulang 11 poin dari Jerez.

Espargaro sebenarnya bisa mendapatkan poin lebih baik jika mampu melewati Dani Pedrosa yang berada di posisi empat. Kesempatan Espargaro untuk melewati Pedrosa sebenarnya tercipta pada balapan, namun pembalap Spanyol tersebut gagal menyalip rekan senegaranya karena Pedrosa berhasil menjauh di setiap tikungan.
Menurut pembalap yang menggunakan nomor 41 tersebut, motor Suzuki sebenarnya mampu berkompetisi dengan Honda. Namun, berat badan Pedrosa yang lebih ringan dinilai sebagai penyebab Honda mampu melaju lebih cepat.
“Sebenarnya, kami hanya punya satu masalah yang sudah dikonfirmasi oleh tim. Pada tikungan kami tidak mampu mendekatinya karena ia memiliki berat badan yang lebih ringan. Pada lintasan lurus, kami lebih cepat darinya,” ujar Espargaro seperti diberitakan binangbola.co, Senin (25/4/2016).



“Mereka lebih kuat di tikungan yang menuntut kecepatan rendah. Sementara kami memiliki banyak masalah di sana. Jika kami terlalu memaksa, maka kami akan kehilangan kesempatan untuk berakselerasi,” tambahnya.
Meski begitu, Espargaro mengaku timnya sudah menemukan kemungkinan solusi untuk masalah tersebut. Mereka akan melakukan uji coba terkait hal tersebut pada Senin (25/4/2016) waktu setempat untuk memaksimalkan peluang.

Punya Dua Pembalap Jago, Yamaha Pusing






Bintangbola - Memiliki dua pembalap yang sama-sama memiliki skill mumpuni bisa menjadi pisau bermata dua untuk sebuah tim. Hal itu dirasakan oleh Movistar Yamaha. Managing Director, Lin Jarvis, mengakui timnya memiliki keadaan yang sulit karena punya dua rider yang sama-sama jago.

Baik Rossi dan Lorenzo sama-sama mempersembahkan kesuksesan untuk Yamaha. The Doctor sudah mempersembahkan empat gelar juara yakni pada 2004, 2005, 2008, dan 2009. Sementara Lorenzo mempersembahkan tiga gelar yakni pada 2010, 2012, dan 2015.
“Bukan hal yang mudah memiliki dua pembalap top di tim yang sama. Tetapi kami memperlakukan keduanya dengan sama,” tegas Jarvis seperti dikutip dari Bintangbola.co, Minggu (24/4/2016).


Jarvis tidak mau pilih kasih kepada Rossi hanya karena kesuksesan yang dirinya persembahkan selama ini untuk tim. Pun dengan Lorenzo, meski baru saja menjadi juara dunia, perlakuan yang akan diterimanya sama seperti apa yang diterima Rossi. Jarvis berharap tim bisa melakukan hal itu hingga akhir musim.
“Kami selalu memperlakukan mereka secara fair dan setara, kami akan melakukan itu di sepanjang tahun ini,” tutup Jarvis

Friday, 22 April 2016

Rossi Akui Lorenzo Rival Terkuat






Bintangbola - Valentino Rossi menyatakan, Jorge Lorenzo adalah rival terkuat dalam MotoGP musim ini. Pasalnya, rekan setim dia di Movistar Yamaha tersebut memiliki kemampuan untuk langsung melesat sejak start.

“Saya selalu berusaha sejak lap pertama karena itu sangat penting. Para pembalap top sangat kuat sejak awal terutama Lorenzo. Saya merasa baik dengan motor. Musim lalu, saya memiliki masalah pada menemukan keseimbangan,” kata Rossi, seperti diberitakan BeritaKampus, Sabtu (23/4/2016).
Adapun Rossi merasa jauh lebih nyaman dengan motor YZR-M1 ketimbang musim lalu. Padahal, raihan dia hingga tiga seri MotoGP musim ini terbilang melempem.
Pada musim lalu, Rossi menjuarai dua dari tiga seri awal dan menuju GP Spanyol dengan keunggulan enam poin di klasemen. Tapi, kiprah dia musim ini sedikit terganjal, bahkan sempat mengalami retired di seri terkini yakni GP Amerika Serikat.


Rossi masih berada di peringkat tiga dan tertinggal 33 poin dari sang pemuncak klasemen yakni Marc Marquez. Meski begitu, secara keseluruhan pembalap berkebangsaan Italia ini merasa baik-baik saja, bahkan merasa musim ini lebih baik.
“Sepertinya, kami telah bekerja dengan baik dengan tim, dan bisa langsung kuat sejak awal balapan. Ini sangat penting, tapi yang lebih penting bahwa kami harus kompetitif saat race,” jelas pembalap berusia 37 tahun itu.

Thursday, 21 April 2016

Alonso: Saya Masih Pembalap F1 Terbaik






Bintangbola - Pembalap McLaren-Honda, Fernando Alonso mengatakan dirinya masih menjadi driver terbaik di Formula One (F1). Kendati tak muda lagi ia tetap memiliki peluang yang sama dengan pengemudi jet darat lainnya.

Alonso tercatat tak pernah naik ke podium lagi sejak 2013 kala mengendarai Ferrari. Namun, ia berkilah jika  diberikan mobil yang  sama kuat bukan tak mungkin baginya untuk menang.
“Saya selalu yakin dengan kemampuan yang saya miliki di lintasan, baik itu dalam babak kualifikasi mau pun perlombaan. Namun hal tersebut harus menggunakan mobil dan mesin yang sama, saya bisa mengalahkan siapapun,” kata Alonso menukil Kamusjudi.com, Jumat (22/4/2016).


Mengenai aturan 2017 Alonso menilai kebijakan yang dibuat sangat rumit meskipun ingin membuat balapan jauh lebih seru. Lantas ia hanya berharap perlombaan bisa kembali normal seperti musim sebelumnya.
“Saat ini saya tak berfikir kami menikmati balapan karena kita tak bisa tujuh atau delapan detik lebih lambat dari 10 tahun yang lalu. Dimana Anda selalu menghemat ban, bahan bakar dan penggunaan elektronik, saya berharap kami bisa kembali ke perlombaan yang semestinya,” tuntas pembalap berusia 36 tahun tersebut.

Wednesday, 20 April 2016

Lorenzo Takkan Agresif di Ducati






Bintangbola - Legenda balap motor dunia, Giacomo Agostini, meramalkan Lorenzo bakal tampil kurang agresif bersama Ducati musim depan. Lorenzo resmi hengkang dari Movistar Yamaha dan hijrah ke Ducati terhitung musim depan.

Beberapa pihak meramalkan kualifikasi motor Ducati menjadi alasan utama kepindahan Lorenzo. Kendati demikian, Agostini menilai pembalap berusia 28 tahun akan menjadi pembalap yang lebih tenang bersama Ducati.
Namun, pria 73 tahun itu yakin X-Fuera –julukan Lorenzo- tetap berambisi membukukan gelar juara. “Saya yakin dia akan tetap menjadi pembalap yang haus akan kemenangan, seperti yang kita semua tahu. Namun, saya juga yakin dia akan lebih tenang karena ini akan menjadi hal baru baginya,” ujar Agostini, seperti dilansir dari BeritaBintang, Kamis (21/4/2016).


Ducati resmi memboyong Lorenzo dengan kontrak selama dua musim. Berbeda dengan Lorenzo, pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi memutuskan untuk menyetujui pinangan Yamaha.
Baik Ducati maupun Yamaha hingga saat ini belum memutuskan pembalap kedua yang akan direkrutnya. Maverick Vinales disebut-sebut bakal mengisi posisi Lorenzo. Sementara untuk posisi pembalap Ducati, pihak pabrikan asal Italia itu mengaku akan mengkaji lebih dulu performa duo pembalapnya, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Tuesday, 19 April 2016

Lorenzo Belum Mau Pikirkan Ducati

bintangbola : Lorenzo Belum Mau Pikirkan Ducati







Bintangbola - Jorge Lorenzo menegaskan dirinya belum mau memikirkan petualangan di Ducati dalam MotoGP 2017. Juara bertahan MotoGP tersebut membeberkan masih sepenuhnya fokus dengan Movistar Yamaha.

Lorenzo membela Yamaha sejak naik kasta ke MotoGP pada 2008. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut berhasil mengklaim tiga gelar MotoGP yang didapat pada 2010, 2012, dan 2015. Namun, pada Senin 18 April 2016, dia memilih hijrah ke Ducati untuk musim depan.
Dengan MotoGP 2016 yang baru berjalan alias masih menyisakan 15 seri, Lorenzo menyatakan fokusnya kini adalah mengklaim gelar juara keempat bersama Yamaha. Pembalap berjuluk X-Fuera tersebut tertinggal 21 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez.


“Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua pesan yang saya terima dalam beberapa hari terakhir. Seperti yang Anda tahu, saya memiliki tantangan fantastis ke depannya, tapi fokus saya saat ini adalah Yamaha,” kata Lorenzo, seperti dilansir Bintangbola.co, Rabu (20/4/2016).
“GP Jerez dan 15 seri sisa adalah fokus saya. Lalu berusaha menjadi juara MotoGP untuk keempat kalinya. Terima kasih semuanya terutama tim saya di Yamaha. Mari bertemu di Jerez!” jelas pembalap berusia 28 tahun tersebut.

Monday, 18 April 2016

Alasan Ducati Memilih Lorenzo

bintangbola : Alasan Ducati Memilih Lorenzo







BintangBola - Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo, resmi berseragam Ducati pada musim depan. Pembalap asal Spanyol tersebut akan menunggangi motor Ducati selama dua musim penuh.

Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, membeberkan alasan pihaknya memilih Lorenzo untuk menjadi pembalap utama mulai musim depan. Menurutnya, Lorenzo adalah sosok yang tepat dan memiliki kualitas kelas dunia.
Ciabatti optimis dengan kemampuan X-Fuera dan performa motor Ducati, timnya bakal meraih gelar juara musim depan. Ia menambahkan bahwa kualitas motor Ducati-lah yang menjadi alasan Lorenzo setuju berseragam Ducati.


“Rencana kami adalah menjadikan motor kami menjadi lebih kompetitif, seperti Honda dan Yamaha. Kami ingin merekrut pembalap terbaik dan membawa gelar juara ke Borgo Panigale, Italia,” ujar Ciabatti, seperti dilansir BeritaBintang.com, Selasa (19/4/2016).
“Menurut saya, motor kami sudah cukup kompetitif pada musim ini. Kami sudah dapat naik podium di tiga seri pembuka. Kami akan terus berusaha untuk memenuhi target kami,” lanjutnya.

Sunday, 17 April 2016

Kvyat Komentari Tuduhan Vettel di GP China

bintangbola : Kvyat Komentari Tuduhan Vettel di GP China







Bintangbola - Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, menuduh pembalap Tim Red Bull-TAG Heuer, yakni Daniil Kvyat, sebagai biang keladi atas terjadinya insiden yang menimpa antara dirinya dengan Kimi Raikkonen.

Vettel menilai bahwa pembalap berpaspor Rusia itu telah melakukan aksi manuver berbahaya ketika start balapan baru saja dimulai. Menanggapi tuduhan tersebut, Kvyat pun lantas memberikan komentarnya.
Ia mengakui memang telah melakukan manuver ekstrem pada saat balapan di Sirkuit Shanghai itu dimulai. Namun Kvyat membantah memiliki niat untuk membuat duo pembalap Ferrari itu gagal menyudahi balapan.


“Saya setuju dengan Seb bahwa ini adalah manuver berisiko, tapi terkadang manuver macam ini bisa membantu Anda naik podium. Saya akan terus begini di masa depan, dan saya harap pembalap lain bisa memprediksinya. Saya naik podium, Seb naik podium, jadi semua baik-baik saja,” ucap Kvyat, seperti dikutip Berita Bintang, Senin (18/4/2016).
“Namun, saya tak bermaksud membuat keduanya gagal menyelesaikan balapan. Terlebih Seb sendiri melakukan start buruk, dan saya melihat ada ruang untuk menyalip dan saya segera mencoba masuk di jalur dalam. Saya hanya melihat mobilnya dan sulit melihat ada Kimi di sana,” tuntasnya.

Saturday, 16 April 2016

Kendala Utama Tim Yamaha di MotoGP 2016

bintangbola : Kendala Utama Tim Yamaha di MotoGP 2016







Bintangbola - Pembalap Tim Yamaha Monster Tech 3, Bradley Smith, coba membeberkan penyebab belum stabil performanya di gelaran MotoGP musim 2016. Pembalap asal Inggris itu menilai adaptasinya dengan ban serta perangkat lunak baru menjadi salah satu penyebabnya.

Seperti diketahui, Smith memang memulai MotoGP musim 2016 dengan hasil kurang impresif. Sempat finis di posisi kedelapan pada dua seri awal, Smith justru tampil melempem saat mengaspal di seri ketiga dan hanya menyudahi balapan di urutan ke- 18.
“Kami masih kesulitan untuk bisa memadukan kondisi sepeda motor dengan ban serta perangkat lunak baru. Kami telah mencoba sejumlah cara, namun hasilnya belum sesuai dengan harapan,” ujar Smith, seperti dikutip dari Bintangbola.co , Minggu (17/4/2016).


“Kondisi itu semakin diperparah dengan situasi yang selalu berbeda-beda di setiap lintasannya. Kami sebenarnya memiliki pramusim yang positif. Namun ketika musim dimulai, kami sadar bahwa kami bergerak menuju arah yang salah,” sambungnya.
“Kini jelang dimulainya sejumlah balapan di Eropa, kami harus bisa menemukan solusi untuk masalah ini. Kami harus bisa menyelesaikannya, karena kami percaya kesempatan besar untuk meraih hasil lebih adalah ketika membalap di seri Eropa,” tuntas pembalap berusia 25 tahun itu.

Friday, 15 April 2016

MotoGP 2016 Berpotensi Suguhkan Banyak Insiden

bintangbola : MotoGP 2016 Berpotensi Suguhkan Banyak Insiden







Bintangbola - Peraih gelar juara dunia MotoGP musim lalu, Jorge Lorenzo, meramalkan bakal banyak insiden kecelakaan yang mewarnai balapan MotoGP musim ini. Pembalap yang disebut-sebut akan hijrah ke Ducati itu menilai ban Michelin lah yang jadi penyebab insiden kecelakaan tersebut.

Sebelumnya, Lorenzo sempat mengalami insiden jatuh di GP Argentina. Akibatnya, rekan setim Valentino Rossi ini gagal menyentuh garis finis. Lorenzo menilai ban Michelin lah yang menjadi penyebab insiden tersebut.
Insiden kembali mewarnai seri keempat MotoGP. Kali ini Rossi lah menjadi korban. Pembalap asal Italia tersebut terjatuh saat memasuki lap keenam.


“Seperti yang kita lihat di Austin, ada pembalap yang terjatuh lagi. Di musim 2016 ini, kita akan melihat lebih banyak error dibanding musim lalu. Seperti yang saya alami sebelumnya,” jelas Lorenzo, seperti yang dilansir dari Berita Bintang, Jumat (15/4/2016).
“Saya tidak ingin kembali terjatuh. Kini saya merasa sudah lebih baik. Saya senang dapat memetik kemenangan di Austin usai sebelumnya gagal. Kini saya sudah mengantongi 21 poin,” lanjut Lorenzo.

Thursday, 14 April 2016

Musim yang Berat untuk sang Rookie MotoGP

bintangbola : Musim yang Berat untuk sang Rookie MotoGP







Bintangbola - Sebagai pendatang anyar di gelaran MotoGP, penampilan Esteve Rabat, bersama Tim Marc VDS Honda memang belum bisa dikatakan luar biasa. Sebab dari tiga seri yang sudah berlangsung, pembalap asal Spanyol itu belum sekali pun meraih podium.

Padahal sebelum MotoGP 2016 dimulai, banyak pengamat memprediksi karier Rabat di kelas premier bakal cerah. Terlebih ia telah memiliki segudang pengalaman dengan berkarier selama lima tahun di kelas Moto2 serta sempat mencicipi gelar juara dunia tepatnya di musim 2014.
Melihat kondisi tersebut pun lantas mendapatkan tanggapan langsung dari Rabat. Ia mengakui bahwa persaingan di kelas MotoGP sangat berbeda dibandingkan dengan Moto2. Maka dari itu pembalap asal Spanyol itu butuh waktu lebih untuk bisa beradaptasi.


“Ini awal yang sulit bagi kami. Saya sadar bahwa level (persaingan) di sini dibandingkan Moto2 jauh berbeda. Itu membuat saya membutuhkan sedikit waktu lagi untuk bisa beradaptasi,” ucap Rabat, seperti dilaporkan oleh Bintangbola.co, Jumat (15/4/2016).
“Namun saya percaya di saat waktunya itu tiba, maka penampilan kami akan jauh lebih hebat dari saat ini. Saya percaya bahwa kami mampu melakukan itu,” imbuh pembalap berusia 26 tahun tersebut.

Wednesday, 13 April 2016

Ahsan/Hendra Mulus ke Babak Kedua

bintangbola : Ahsan/Hendra Mulus ke Babak Kedua







Bintangbola - Ganda Putra asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, melaju mulus ke babak Kedua Singapore Open Super-Series 2016 setelah mengalahkan wakil Taiwan, Liao Min Chun/Tseng Min Hao. Ahsan/Hendra berhasil menang dengan skor 21-16, 17-21, 21- 17.

Ganda putra nomor satu Indonesia tersebut sempat mendapat perlawanan sengit di awal set pertama. Perolehan poin Ahsan/Hendra bahkan sempat tertinggal 5-2. Beruntung pengalaman kedua membuat mereka cepat bangkit untuk mengejar ketertinggalan dan balik memimpin dengan 8-5.
Selanjutnya, Indonesia terus melaju meninggalkan Taiwan dalam perolehan poin. Meski mendapat perlawanan, Ahsan/Hendra dengan tenang mampu menyudahi set pertama dengan kemenangan 21-16.
Pertandingan di game kedua berlangsung seperti pada set pertama. Bedanya, kali ini Liao/Tseng yang mampu melakukan comeback luar biasa. Sempat tertinggal hingga 15-12, pasangan Taiwan tersebut justru mampu berbalik dan menyudahi pertandingan dengan 21-17 yang sekaligus memaksa digelarnya rubber game.


Sudah mulai mengenal permainan satu sama lain, membuat pertandingan sengit terjadi di set penentu. Saling susul angka terjadi di awal-awal game ketiga. Namun pasangan Indonesia lagi-lagi berhasil menyudahi laga dengan kemeangan 21-17.
Di partai kedua, Ahsan/Hendra sudah ditunggu oleh wakil India, Pranaav Jerry Chopra/Nelakurihi Sikki Reddy. Pertandingan keduanya akan berlangsung besok pukul pukul 16:40 waktu setempat.

Tuesday, 12 April 2016

Faktor yang Membuat Owi/Butet Kalahkan Pasangan Jepang

bintangbola : Faktor yang Membuat Owi/Butet Kalahkan Pasangan Jepang







Bintangbola - Ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil melaju ke babak kedua Singapura Super-Series, Selasa 12 April 2016 sore WIB. Pasangan yang saat ini menduduki peringkat dua dunia tersebut mengalahkan pasangan Jepang, Keigo Sonoda/Naoko Fukuman dengan skor 21-14 dan 21-13.

Sejak awal pertandingan, Owi/Butet –sapaan akrab Tontowi/Liliyana– memang lebih memegang kendali permainan. Kombinasi antara drop shot dan smash yang ditampilkan kampiun Malaysia Super-Series 2016 berhasil menyulitkan Keigo/Naoko.
Hasil ini sekaligus membalaskan dendam atas kekalahan yang diterima Owi/Butet dari pasangan non-unggulan tersebut. Pada gelaran Prancis Super-Series 2015, Owi/Butet yang diunggulkan karena berstatus juara bertahan kalah tiga set dari Keigo/Naoko.


Saat itu Owi/Butet takluk dengan skor 21-16, 17-21, 13-21 pada babak pertama ajang tersebut. Karena itu, kemenangan ini sekaligus menghapus luka yang telah tertanam di benak Owi/Butet sekira enam bulan lalu itu.
“Dari awal permainan kami berusaha untuk fokus dan tidak lengah. Di pertemuan sebelumnya kami lengah, karena kalau dilihat skornya, kami sempat memimpin. Nah sekarang walaupun kami sering unggul jauh, kami tetap harus saling mengingatkan untuk tetap fokus, ini belum game dan apapun bisa terjadi, kami tidak boleh santai,” ujar Liliyana mengutip dari Badmintonindonesia, Rabu (13/4/2016).

Monday, 11 April 2016

Beruntung Pedrosa Tak Punya Sayap seperti Ducati

bintangbola : Beruntung Pedrosa Tak Punya Sayap seperti Ducati 







Bintangbola - Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, bersyukur motornya tidak memiliki sayap seperti yang terdapat pada motor Ducati. Sebab jika ada, mungkin motornya akan menyebabkan Andrea Dovizioso cedera parah, menyusul insiden kecelakaan di GP Amerika Serikat, Senin (11/4/2016) dini hari WIB.

Pedrosa dan Dovi –sapaan akrab Dovizioso– sama-sama gagal finis di Circuit of the Americas. Insiden tabrakan terjadi setelah motor The Litte Spaniard terlihat hilang kendali di tikungan hingga menyambar motor Dovi yang berada tak jauh darinya.
Tak hanya gagal finis, kaki Dovi mengalami benturan keras dari sisi kanan kuda besi Pedrosa. Beruntung setelah dilakukan pemeriksaan, pembalap Ducati itu tidak mengalami cedera serius.
“Beruntung saya tidak memiliki sayap besar pada motor, karena sayap itu bisa melukai para pembalap. Kita bisa lihat apa yang terjadi di Argentina saat sayap Andrea (Iannone) memotong kamera yang ada di motor Marc (Marquez),” kata Pedrosa, seperti dimuat Bioskop168, Senin (11/4/2016).


“Itu tentu sangat kuat karena ketika itu bisa memotong kamera, maka itu bisa memotong hal lainnya. Dampak insiden saya hari ini sangat kuat kepada Dovi. Saya lega dia baik-baik saja dan motor saya tidak menyebabkan cedera apa pun,” sambungnya.

Sunday, 10 April 2016

Lorenzo Tuduh Rossi Contek Set-Up Motornya

bintangbola : Lorenzo Tuduh Rossi Contek Set-Up Motornya







Bintangbola - Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, kembali bersitegang jelang balapan seri ketiga MotoGP 2016 di Circuit of The Americas (COTA), Senin 11 April 2016. Sebab ia menuduh rekan satu timnya sendiri, Valentino Rossi, mencontek pengaturan di kuda besi tunggangannya.

Pada sesi kualifikasi Lorenzo memiliki waktu tercepat kedua dengan catatan waktu 2 menit 3,257 detik. Sedangkan the Doctor berada di posisi ketiga dengan raihan 2 menit 3,644 detik.
Sebelumnya Rossi sempat berada tercecer di urutan keenam saat mengikuti latihan bebas ketiga. Namun kemudian pembalap asal Italia tersebut memperbaikinya saat latihan bebas keempat dengan meraih posisi tiga. Lantas, Lorenzo menuduh Rossi curang karena hanya bisa mengambil data dari kecepatan motornya yang sudah di set oleh Ramon Forcada.
“Pekerjaan besar bersama Ramon Forcada (kepala kru mekanik Lorenzo ) untuk membuat set-up motor yang pas. Terutama di bagian mesin,” kata Lorenzo menukil AS, Senin (10/4/2016).


“Valentino Rossi berjuang mencapai waktu 2 menit 4 detik pada sesi kualifikasi, sehingga pertukaran data punya efek sangat besar (atas catatan waktu Rossi). Ini adalah sesuatu yang benar-benar terjadi, dan akan berlangsung hingga akhir musim,” pungkas pembalap berusia 28 tahun tersebut.
Lorenzo dan Rossi akan kembali terlibat persaingan merebut podium di COTA. Pada balapan teranyar di Argentina, Lorenzo gagal naik podium lantaran terjatuh, sebaliknya Rossi mencatat podium pertamanya di musim ini.

Saturday, 9 April 2016

Spurs Kalah Lagi

bintangbola : Spurs Kalah Lagi







Bintangbola - San Antonio Spurs menelan dua kekalahan beruntun pada laga tandang mereka. Setelah takluk dari Golden State Warriors, kini Spurs tumbang di markas Denver Nuggets.

Pada gim yang dihelat di Pepsi Center, Sabtu (9/4/2016) pagi WIB, Spurs sudah tertinggal 18-24 di kuarter pertama. Spurs bangkit di kuarter kedua dengan bikin 35 poin untuk menutup paruh pertama dengan keunggulan 53-51.

Masuk di kuarter ketiga Spurs kembali tertinggal setelah Nuggets bikin 26 poin berbanding 17 milik tim tamu. Nuggets unggul 77-72.

Di kuarter keempat Spurs coba mengejar namun sia-sia karena akhirnya mereka tetap kalah dengan skor 98-102.

Ini adalah kekalahan kedua beruntun di markas lawan yang diderita Spurs setelah kemarin ditaklukkan Warriors. Meski demikian, Spurs tetap kokoh di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan rekor 65-14 dan sudah memastikan diri lolos ke babak play-off.

Tampil sebagai top performer dari kubu Nuggets adalah Jusuf Nurkic dengan 21 poin, 9 rebound, dan satu assist. Sementara itu, di kubu Spurs ada David West dengan 17 poin 7 rebound, dan dua assist.

Sebagai informasi, pelatih Spurs Gregg Popovich sama sekali tak menurunkan pemain bintangnya dan hanya menempatkan Tim Duncan sebagai starter. Sisanya adalah para pemain bench mereka.

Bandar Bola

Hasil Pertandingan Lainnya

CHARLOTTE 113 Brooklyn 99
ORLANDO 112 Miami 109
NY Knicks 109 PHILADELPHIA 102
BOSTON 124 Milwaukee 109
DETROIT 112 Washington 99
TORONTO 111 Indiana 98
NEW ORLEANS 110 LA Lakers 102
DALLAS 103 Memphis 93
LA Clippers 102 UTAH 99

Friday, 8 April 2016

Terkait Kecelakaan Bautista, Rossi Setuju dengan Marquez

bintangbola : Terkait Kecelakaan Bautista, Rossi Setuju dengan Marquez







Bintangbola Pembalap MotoGP dari Tim Aprilia, Alvaro Bautista, mengalami hal buruk pada balapan di Argentina pada pekan lalu. Saat mengganti motor untuk mengganti ban, dirinya tak sengaja menabrak mekaniknya sendiri. Beruntung saat itu sang mekanik dikabarkan tidak memiliki masalah dan berhasil lolos dari ancaman cedera.

Kejadian tersebut rupanya mendapat tanggapan khusus dari pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. Marquez mengatakan bahwa peraturan selama ini untuk bertukar motor sangat berbahaya dan perlu diciptakan peraturan baru.
“Kami harus kembali memikirkan lagi, mungkin dengan mengurangi kecepatan bisa menjadi pilihan yang tepat. Para pembalap mungkin saja mengeluh karena kekurangan wakti tetapi itu untuk kepentingan keselamatan,” ujar Marquez, seperti diberitakan Bintangbola , Sabtu (9/4/2016).


Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, rupanya juga setuju dengan pendapat Maquez. Pengurangan kecepatn di  pitlane bisa menjadi salah satu solusi. Pada saat yang bersamaan dirinya tidak bisa membayangkan balapan MotoGP menggunakan ban yang bisa dicopot seperti di F1.
“Saya rasa akan sangat lebih berbahaya untuk mengganti ban jika ada kesalahan teknis seperti yang kami lihat di Formula One (F1). Saya tak bisa membayangka itu,” ujar Rossi.
“Mengganti batas kecepatan bisa saja menjadi salah satu solusi untuk masalah tersebut,” tambah pembalap Italia tersebut.

Thursday, 7 April 2016

Rio Haryanto Tak Bisa Lupakan Sambutan Masyarakat Indonesia

bintangbola : Rio Haryanto Tak Bisa Lupakan Sambutan Masyarakat Indonesia







Bintangbola.com - Pembalap muda kebanggaan indonesia, Rio Haryanto, tidak bisa melupakan sambutan yang diterimanya di Australia dan Bahrain. Rio mengaku sangat senang bisa melihat antuasiame dan sambutan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di dua negara tersebut.

Sebelum mengaspal di GP Australia dan GP Bahrain, Rio memang mendapat sambutan yang luar biasa dari WNI di sana. Sambutan diterima pembalap berusia 23 tahun itu di berbagai tempat, seperti bandara, Kedutaan Besar RI, dan sirkuit balapan.
"Saat off track, saya dapat sambutan di Australia dan Bahrain. Selalu ada warga negara Indonesia yang menyambut saya di sana. Itu adalah pengalaman yang luar biasa," ungkap Rio saat jumpa fans di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016).


Pembalap kelahiran Surakarta itu mengaku masih suka belum percaya dengan perubahan hidupnya yang ada saat ini usai jadi pembalap F1. Ia mengungkapkan, semuanya masih terasa seperti mimpi.
"Saya tidak terganggu dengan para fans dan media. Tapi saya masih berasa ini adalah mimpi. Bisa bersaing dengan pembalap kelas dunia itu adalah mimpi," urai putra dari mantan pembalap Sinyo Haryanto tersebut.

Wednesday, 6 April 2016

Pacquiao vs Bradley III Akan Panas

bintangbola : Pacquiao vs Bradley III Akan Panas







Agen Bola Terpercaya Euro 2016 :  Manny Pacquiao versus Timothy Bradley jilid III akan tersaji di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Sabtu 9 April 2016 atau Minggu 10 April 2016 pagi WIB. The Fighting Congressman –julukan Pacquiao– mengharapkan laga tersebut berjalan sengit.

Pacquiao menyaksikan pertarungan terakhir Bradley yakni melawan Brandon Rios pada November 2015. Kala itu, Bradley memukul knockout (KO) lawannya tersebut di ronde kesembilan. Pacman pun yakin bahwa sang calon lawan adalah petinju yang jauh lebih baik.
Salah satu alasan kenapa gaya tinju Bradley meningkat signifikan adalah sosok Teddy Atlas, seorang pelatih tinju andal. Sedangkan head-to-head Pacquiao dengan Bradley adalah 1-1.

Judi Online

“Setelah melihat Bradley menjatuhkan Rios, saya berharap semoga dia lebih banyak terlibat dalam kontak fisik ketimbang berlari-lari seperti pertemuan kami sebelumnya. Dia telah jauh berkembang dan menjadi puncher yang sangat kuat. Ini akan menjadi laga yang seru,” kata Pacquiao, seperti diberitakan boxingnews24, Rabu (6/4/2016).
“Dia bukan Bradley yang sebelumnya saya hadapi. Pelatih barunya membentuk dia menjadi petarung kuat dan menghibur. Dia menjatuhkan Rios di pertarungan terakhir. Saya pikir kami akan menyuguhkan fans sebuah pertarungan menarik. Saya sangat menunggu laga ini,” jelasnya.

Tuesday, 5 April 2016

Rookie Terbaik F1 2015 Sudah Makin Dewasa

bintangbola : Rookie Terbaik F1 2015 Sudah Makin Dewasa







Agen Bola Terpercaya Euro 2016 : Pembalap muda Toro Rosso, Max Verstappen, dinilai sudah menunjukkan penampilan yang makin dewasa setelah tampil di seri kedua Formula One (F1) 2016, Minggu 3 April 2016 malam WIB. Pada balapan yang berlangsung di Bahrain tersebut, Verstappen mampu finis di posisi enam.

Penampilan apiknya di Bahrain disebut-sebut sebagai cara Verstappen menjawab kritik yang ditujukan kepadanya usai performa buruk di GP Australia. Sang ayah, Jos Verstappen, pun mengaku puas dengan perkembangan rookie terbaik F1 2015 itu.
“Saya pikir, dengan melihat apa yang terjadi beberapa hari lalu dan apa yang terjadi saat balapan, dia (Verstappen) sangat kuat dan sangat dewasa,” kata Jos, sebagaimana diberitakan In Auto News, Selasa (5/4/2016).

Judi Online

Dengan hasil di Bahrain, Verstappen saat ini bertengger di posisi delapan klasemen pembalap sementara dengan sembilan poin. Pembalap kelahiran Belgia itu unggul tujuh poin dari rekan setimnya Carlos Sainz yang duduk di posisi 12.

Monday, 4 April 2016

Pacquiao Akan Mati-matian Kontra Bradley

bintangbola : Pacquiao Akan Mati-matian Kontra Bradley







Agen Bola terpercaya Euro 2016 : Manny Pacquiao diprediksi akan mati-matian melawan Timothy Bradley pada 9 April 2016. Meski baru pulih dari cedera bahu, The Fighting Congressman –julukan Pacquiao– tidak akan menurunkan motivasi untuk menutup karier dengan manis.

Pacquiao melakukan operasi bahu pada Mei 2015 dari nyeri yang dialaminya sejak 2008. Cedera itu juga disebut-sebut menjadi penyebab utama Pacman dikalahkan Floyd Mayweather Junior dalam laga bertajuk ‘Fight of the Century’.
Pacquiao belum lagi naik ring pascaoperasi, dan akan langsung berjumpa Bradley. Menurut promotor Bob Arum, kondisi petinju asal Filipina itu tetap optimal untuk melawan Bradley. Bahkan, dia mengungkapkan kekuatan bahu kanan Pacquiao lebih kuat dari bahu sebelah kiri.
“Anda akan melihat Pacquiao yang menggunakan dua tangan. Maksud saya, sejak 2008 Pacquiao memiliki cedera bahu yang baru diperbaiki. Tapi, kini dia telah meninju dengan keras, mungkin lebih keras dari tangah kiri,” kata Arum, seperti dilansir Boxingnews24, Selasa (5/4/2016).

Judi Online

“Jadi, Anda akan melihat Manny Pacquiao yang sulit dikalahkan pada 9 April. Timothy Bradley adalah salah satu petinju hebat. Dengan pelatih seperti Teddy Atlas, Bradley akan mengeluarkan potensinya secara penuh dengan game plan yang masuk akal. Dia akan sangat berbahaya untuk Manny,” jelasnya

Sunday, 3 April 2016

Lorenzo Sebut Balapan di Argentina Akan Sulit

kampusbet : Lorenzo Sebut Balapan di Argentina Akan Sulit







Agen Bola Terpercaya Euro 2016 : Pembalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, menyebut balapan GP Argentina yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Senin 4 April 2016 dini hari WIB akan berlangsung sulit. Pergantian ban yang belum diketahui para pembalap menjadi alasan utama X-Fuera –julukan Lorenzo– berpendapat demikian.

Pada balapan nanti, Michelin akan mengeluarkan ban belakang jenis baru yakni tipe medium berkonstruksi lebih kaku dari sebelumnya. Kebijakan itu dikeluarkan setelah Michelin menarik ban belakang jenis medium dan hard.

Jendral Poker

Penarikan itu dilakukan setelah pembalap Tim Pramac Ducati, Scott Redding, mengalami insiden di Free Practice (FP) empat GP Argentina. Saat itu ban belakang motor Redding terkelupas dan serpihannya beterbangan di atas sirkuit. Lorenzo sendiri akan memulai balapan dari posisi tiga.
Takut kejadian tersebut terulang dan dapat membahayakan keselamatan pembalap, Michelin menarik ban jenis tersebut dan mengeluarkan tipe baru. Hal itu pun membuat pembalap harus beradaptasi lebih cepat agar mendapat hasil optimal di race sesungguhnya.
“Besok balapan akan berjalan sulit. Kami harus memulai segalanya dari nol, setidaknya semua pembalap akan mengalami hal yang sama,” jelas Lorenzo mengutip dari Crash, Minggu (3/4/2016).

Saturday, 2 April 2016

Ini yang Ditakuti Valentino Rossi dari Lintasan Sirkuit di Argentina

kampusbet : Ini yang Ditakuti Valentino Rossi dari Lintasan Sirkuit di Argentina







Agen Bola Terpercaya Euro 2016 : Pebalap Yamaha Movistar Valentino Rossi berharap hujan tak turun saat kualifikasi maupun balapan di Argentina.

Rossi takut tak bisa tampil maksimal karena trek  yang basah akibat hujan.
"Saya sangat khawatir jika trek basah karena sangat kotor dan cukup licin, sehingga membuat situasi sulit," kata Rossi seperti dikutip SuperBall.id dari Crash, Sabtu (02/04/2016).

Jendral Poker

"Di atas kertas biasanya pada kondisi lintasan yang lebih baik, Yamaha lebih cepat," ujarnya.
Pada sesi latihan yang digelar pada Jumat (01/04/2016), Rossi gagal tampil maksimal.
Pebalap asal Italia hanya mampu menempati posisi keenam pada latihan pertama.
Pada latihan kedua posisi Rossi turun satu tingkat ke posisi tujuh.

Friday, 1 April 2016

Greysia/Nitya dan Kevin/Marcus Genggam Tiket Semifinal

kampusbet : Greysia/Nitya dan Kevin/Marcus Genggam Tiket Semifinal







Agen Bola Terpercaya euro 2016 : Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari lolos ke semifinal India Terbuka Super Series. Tiket ke semifinal juga didapat Kevin Sanjaya/Gideon Marcus Fernaldi.

Greysia/Nitya membukukan kemenangan dua gim langsung atas musuh bebuyutannya, Yu Yang/Tang Yuanting. Dalam pertandingan babak perempatfinal di Siri Fort Indoor Stadium, Jumat (1/4/2016), Greysia/Nitya menang 21-19, 21-12 dalam tempo 52 menit.

Ini adalah kemenangan pertama bagi Greysia/Nitya atas Yu/Tang. Sebelumnya, mereka selalu kalah dalam lima kali pertemuan. Dalam duel terakhir di kualifikasi Piala Uber 2016 lalu, Greysia/Nitya kalah dengan skor 20-22, 21-17, 10-21.

"Kami lebih fokus dari start awal. Bola pukulan satu, dua dan tiga, harus dipegang. Lepas dari itu, asal fokus kami pasti bisa lebih enak mainnya. Kami tidak terburu-buru. Walaupun kadang mereka sengaja nyerang terus supaya kami terbawa pola mereka, kami berhasil mengatasinya," ujar Nitya usai pertandingan kepada badmintonindonesia.



Jendral Poker

Kemenangan ini mengantar Greysia/Nitya ke babak semifinal. Selanjutnya, pasangan yang ditempatkan sebagai unggulan pertama itu akan menghadapi pemenang dari laga antara Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dan Eefje Muskens/Selesa Piek.

"Untuk besok, kami mau coba main konsisten dan mengontrol permainan di lapangan aja," ucap Greysia.

Tiket ke babak semifinal juga diraih oleh pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Gideon Marcus Fernaldi. Kevin/Marcus lolos setelah menyingkirkan Chen Hung Ling/Wang Chi Lin (Taiwan) dua gim langsung, 21-11, 21-17.

Kevin/Marcus selanjutnya akan menghadapi V Shem Goh/Wee Kiong Tan (Malaysia) yang lolos dengan mengalahkan pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding, 19-21, 21-16, 21-13.